

SINDANGHEULA – Pemerintah Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, turut berpartisipasi dalam Festival Duta Desa GEN Z yang digelar Kementerian Desa di Alun-Alun Kramatwatu, Kabupaten Serang, Sabtu (29/8/2026).
Mengusung tajuk “GEN Z BISA! Bangun Desa, Bangun Indonesia”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa sekaligus memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki desa.
Tak hanya hadir sebagai peserta, Pemerintah Desa Sindangheula juga ikut mengisi stan UMKM dengan membawa produk unggulan masyarakat berupa kerajinan sapu lidi. Produk tersebut menjadi salah satu potensi lokal Sindangheula yang terus dipertahankan dan dikembangkan oleh masyarakat.
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Plt Camat Pabuaran Muhamad Hamimi. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap program yang mendorong desa agar semakin aktif dalam mengembangkan potensi ekonomi dan kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.
Suheli mengatakan, kegiatan Festival Duta Desa GEN Z merupakan acara yang luar biasa karena menjadi bagian dari peluncuran program yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berperan dalam pembangunan desa.
“Acara luar biasa ini adalah launching acara GEN Z yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Serang bersama Kementerian Desa. Generasi muda, khususnya Gen Z, adalah pelopor bangsa untuk memajukan desa dan membangun Indonesia yang lebih maju,” ujar Suheli.
Menurutnya, keterlibatan anak muda sangat penting dalam menentukan arah kemajuan desa. Dengan kreativitas, inovasi, serta pemanfaatan teknologi yang dimiliki generasi Z, berbagai potensi desa dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi baru.
Suheli juga menilai, keikutsertaan Desa Sindangheula dalam festival tersebut bukan sekadar menghadiri kegiatan, tetapi sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat luas.
Kerajinan sapu lidi yang dibawa ke stan UMKM menjadi salah satu bukti bahwa produk sederhana yang dihasilkan masyarakat desa memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi bagian dari identitas dan potensi lokal.
“Harapannya Gen Z bisa menjadi pelopor untuk membangun desa, mengembangkan potensi yang ada di desa, sehingga desa semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tambahnya.
Festival Duta Desa GEN Z di Alun-Alun Kramatwatu pun berlangsung semarak dengan keterlibatan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah desa. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkreasi, berkolaborasi, sekaligus mengambil peran nyata dalam membangun desa dan Indonesia. (Admin)