








SINDANGHEULA – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Sindangheula ke-47 tahun 2026 berlangsung semakin meriah. Pemerintah Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, untuk pertama kalinya menggelar Karnaval Panjang Mulud yang diikuti masyarakat dari seluruh kampung di Desa Sindangheula.
Kegiatan yang digelar pada Minggu (27/9/2026) tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT Desa Sindangheula dengan mengangkat tradisi masyarakat dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sebelum karnaval dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu berkumpul di kawasan depan panggung hiburan dan wahana permainan di sekitar Bendungan Sindangheula. Panjang mulud yang dibawa masing-masing peserta kemudian dinilai satu per satu oleh tim juri.
Setelah proses penilaian selesai, peserta selanjutnya bergerak mengelilingi wilayah Desa Sindangheula. Rombongan karnaval mengambil rute Jalan Raya Palka menuju Palima, kemudian ke arah Jalan Tembong-Sindangheula, dan kembali menuju kawasan depan Bendungan Sindangheula.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Desa Sindangheula Suheli, S.Kom.I., M.M., bersama Kapolsek Pabuaran AKP Doelhak.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Iringan panjang juga diitringi ratusan masyarakat yang ikut mengiringi dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat untuk memeriahkan karnaval.
Hiasan panjang mulud yang beragam, iring-iringan warga, serta kendaraan masyarakat membuat suasana sepanjang rute karnaval semakin semarak. Kegiatan yang baru pertama kali digelar tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat dari berbagai kampung untuk berkumpul dan bersilaturahmi.
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, berharap Karnaval Panjang Mulud dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda tahunan Pemerintah Desa Sindangheula.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya bagian dari rangkaian peringatan HUT desa, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga tradisi dan nilai-nilai keagamaan yang telah hidup di tengah masyarakat.
Suheli berharap masyarakat Desa Sindangheula dapat terus menjaga tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Harapan kami kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Selain memeriahkan HUT Desa Sindangheula, kita ingin tradisi Maulid Nabi tetap terjaga dan silaturahmi masyarakat semakin erat,” ujar Suheli.
Karnaval Panjang Mulud ini pun menjadi warna tersendiri dalam rangkaian HUT Desa Sindangheula ke-47. Semangat kebersamaan warga menunjukkan bahwa perayaan hari jadi desa tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk merawat tradisi dan memperkuat kebersamaan masyarakat.
Dengan semangat “Maju Desanya, Bahagia Warganya”, rangkaian HUT Desa Sindangheula ke-47 terus menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. (Admin)